Pembahasan Memorandum Of Understanding (MoU) Antara Akademi Kebidanan Hampar Baiduri, Pemda Lampung

Jumat, 24 Mei 2024, 13:24:38 WIB - 189 View
Share
Pembahasan Memorandum Of Understanding (MoU) Antara Akademi Kebidanan Hampar Baiduri, Pemda Lampung

Pada hari ini, sebuah kerjasama strategis terjalin antara Akademi Kebidanan Hampar Baiduri, Pemerintah Daerah (Pemda) Lampung Selatan, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr H Bob Bazar SKM melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Kesepakatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam bidang kebidanan.

Penandatanganan MoU ini dilaksanakan di Gedung Pemda Lampung Selatan dan dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing pihak, termasuk pimpinan Akademi Kebidanan Hampar Baiduri, Bupati Lampung Selatan, dan Direktur RSUD Dr H Bob Bazar SKM.

Dalam sambutannya, pimpinan Akademi Kebidanan Hampar Baiduri menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya kerjasama ini. Beliau menyebutkan bahwa MoU ini akan membuka pintu bagi berbagai inovasi dan pengembangan di bidang pendidikan kebidanan. "Kami sangat antusias untuk berkolaborasi dengan Pemda Lampung Selatan dan RSUD Dr H Bob Bazar SKM guna menciptakan lingkungan pembelajaran yang optimal bagi calon bidan," ujar pimpinan akademi.

Pemda Lampung Selatan, melalui Bupatinya, menekankan pentingnya kolaborasi antar sektor dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat. "Dengan adanya MoU ini, kami berharap dapat bersama-sama menghasilkan lulusan bidan yang berkualitas, siap menghadapi tantangan dunia kesehatan," kata Bupati.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr H Bob Bazar SKM menyoroti manfaat kerjasama ini dalam mengoptimalkan peran rumah sakit sebagai tempat praktik klinik bagi mahasiswa akademi kebidanan. "RSUD siap menjadi mitra yang mendukung pendidikan dan pelatihan bagi calon bidan, sehingga mereka memiliki kompetensi yang tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu dan anak," ungkapnya.

Isi MoU mencakup berbagai aspek, termasuk pengembangan kurikulum, penyelenggaraan praktik klinik, dan pertukaran pengetahuan antara pihak-pihak yang terlibat. Diharapkan, kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek, tetapi juga memberikan dampak positif dalam jangka panjang bagi kemajuan sektor kesehatan di Lampung Selatan.

Kerjasama ini menciptakan sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah daerah, dan rumah sakit dalam upaya bersama meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya dalam bidang kebidanan. Semua pihak sepakat bahwa investasi dalam pendidikan dan pelatihan bidan adalah langkah strategis untuk mencapai tujuan pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.